Gelombang Tinggi di Pantai Selatan Tasikmalaya Terjang Rumah Warga

KESATUCO.Gelombang tinggi di pesisir pantai selatan Kabupaten Tasikmalaya menerjang banyak warung di pinggir pantai. Banjir rob di pesisir pantai selatan Tasikmalaya ini terjadi sejak Minggu (24/5/2020).

Kepala Satuan Polisi Air (Satpol Air) Cipatujah, Tasikmalaya, AKP Komarudin, mengatakan, hingga saat ini,gelombang tinggi atau pasang air laut masih terjadi.

Baca Juga:  Perusak Al-Quran Itu Divonis 3 Tahun Penjara

“Gelombang pasang terjadi mulai Minggu tanggal 24 Mei 2020 atau hari H Lebaran sampai sekarang terjadi. Nelayan sudah tidak beraktivitas. Kejadian ini juga lebih besar dari gelombang pasang biasanya,” jelas,Komarudin Rabu (27/5/2020) siang.

Hingga saat in, tambah dia, warga setempat masih khawatir terjadinya banjir rob susulan saat malam hari.

Baca Juga:  Edarkan Sabu Modus Titip di Sopir Elf, Pria di Tasikmalaya Ditangkap

Gelombang tinggi mencapai 3 sampai 5 meter yang hempasannya sampai ke jalan raya dan sebagian pemukiman warga tersebut biasanya semakin besar saat malam sampai dini hari.

“Warga paling khawatir setiap malam hari sampai dini hari. Karena besarnya setiap masuk malam hari. Kami bersama warga dan unsur pemerintahan pun terus berpatroli dan mewaspadai akan terjadinya banjir rob susulan akibat gelombang masih tinggi,” katanya.

Baca Juga:  Kasus DBD di Kota Tasikmalaya, 20 Meninggal

Selain itu, para nelayan di sepanjang pesisir Selatan Tasikmalaya memilih berhenti untuk melaut karena risiko gelombang tinggi.

Mereka memilih mencari alternatif lain bekerja sebagai buruh tani untuk sementara waktu.

Bagikan:
Left Menu Icon