Gas Melon Langka, Ini Kata Ketua Hiswana Migas Kota Depok

KESATUCO. Kelangakaan gas melon dua hari belakangan sempat membuat resah masyarakat dan pelaku usaha kecil khususnya pedagang di Kota Depok. Pasalnya, mereka kesulitan untuk mendapatkan gas bersubsidi tersebut.

Sebut saja Marno, pedagang gorengan ini mengeluh karena dirinya sudah mencoba mencari gas berukuran 3 kilogram tersebut di beberapa pangkalan dan warung, namun selalu kosong.

“Saya sudah muter-muter tapi kosong semua, padahal saya harus jualan. Ada yang bilang di Cimanggis ada truk baru nurunin gas, tapi nggak disebut di mananya. Kan, Cimanggis itu luas,” kata Marno dengan nada kesal, Kamis (27/2/2020)

Dikonfirmasi terkait kelangkaan gas melon, Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kota Depok Ahmad Badri memberikan penjelasannya.

Dirinya mengatakan, keterlambatan suplai gas beberapa hari ini dikarenakan jumlah permintaan yang begitu tinggi dan meningkatnya pelaku UMKM.

“Kosong sih. Tidak hanya karena permintaan meningkat di musim hujan, tapi juga imbas dari¬†pertumbuhan usaha mikro di Kota Depok yang semakin pesat. Serta imbas dari semakin bertambahnya jumlah penduduk,” ujarnya.

Pihaknya juga menyampaikan, saat ini Pertamina sudah melakukam dropping gas 3 Kg ke beberapa wilayah.

“Hari ini dan besok kami dropping sebanyak 17.240 tabung. Kami dropping ke seluruh Kota Depok,” katanya.

Untuk itu pihaknya meminta kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik. “Pihak Pertamina akan terus melakukan dropping untuk mencukupi kebutuhan masyarakat.(Yopi/Add)

Bagikan:
Left Menu Icon