Elit PSI Terlalu Sibuk Bahas Isu, Agus Mundur dari Ketua PSI Purwakarta

KESATUCO. Anak muda asal Kabupaten Purwakarta, Agus Sanusi, mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Kabupaten Purwakarta.

“Iya saya mengundurkan diri. Saya memang belum mengirim surat pengunduran diri secara resmi baru pamit di WAG partai. Tapi saya memang sudah berniat mundur,” kata Agus melalui pesan tertulisnya, Kamis (27/2/2020).

Keputusannya mundur disertai kritikan pada pimpinan partai yang pengurusnya didominasi anak muda itu. Menurutnya, pimpinan partai disibukkan dengan mengikuti dan mengomentari setiap isu yang berkembang.

“Partai terlalu sibuk membahas isu ini dan itu sementara pola komunikasi ke bawah kurang bagus,” ujar Agus.

Kata dia, kondisi itu meniscayakan banyak hal. Salah satunya, kaderisasi dan kerja-kerja partai ke tiap daerah jadi terhambat.

“Sehingga jaringan tidak terawat dengan baik,” katanya.

Kondisi kerja PSI saat ini dengan analisa masalah yang ia kemukakan, diibaratkan sebagai balon gas yang menurutnya tampak besar di kejauhan namun tidak berarti banyak. Seharusnya, kata dia, kerja-kerja partai seperti kaderisasi hingga pendidian politik jadi agenda utama.

“Jadi seperti balon udara terlihat besar tapi isinya cuma angin. Dan memang terus sibuk di udara,” kata Agus.

Selain akan fokus pada bidang lain, pria yang sudah empat tahun di parta besutan Grace Natalie itu mengatakan sejumlah alasan lain yang menjadi penyebab kemundurannya.

Menurutnya, PSI pada dasarnya bagus. Partai ini masih bersih isinya anak muda

Tokoh generasi milenial dari Purwakarta itu juga mengatakan, pengurus dan kader PSI di daerah banyak yang merasa diabaikan.

“Yang berniat mengundurkan diri sebenarnya bukan cuma saya. Sebagian masih ragu saja atau ada pertimbangan lain,” tuturnya.

Agus juga mengaku belum berpikir untuk pindah dan bergabung ke partai lain.

“Belum kepikiran. Kita lihat saja nanti,” pungkasnya. (Hru)

Bagikan:
Left Menu Icon