Eceng Gondok Penuhi Waduk Jatiluhur, Ini Kata Dirut Jasa Tirta II

KESATUCO. Selain sedikit mengganggu keindahan wisata Waduk Jatiluhur, menjamurnya eceng gondok di permukaan air waduk juga dinilai bakal berdampak pada kualitas air.

Berdasarkan pantauan kesatu.co, keberadaan eceng gondok di Waduk Ir. H. Juanda tersebut terbilang cukup penuh hingga ke titik tengah waduk. Sejumlah orang nampak melakukan pembersihan sedikit demi sedikit sampah tanaman eceng gondok ini.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Jasa Tirta II, U Saefudin Noer Menyebut, keberadaan tanaman eceng gondok ini memang ada musimnya, sehingga terkadang orang-orang lupa bahwa eceng gondok itu mengenal musim kedatangannya.

Tanaman eceng gondok ini melintasi aliran Sungai Citarum, mulai Saging, Cirata, hingga Jatiluhur.

“Desember memang (eceng gondok) posisinya di atas (Saguling dan Cirata). Lalu, Januari kemudian berpindah seiring air mengalir dan ada air meningkat hingga ikut terbawa. Jadi, ini yang harus sama-sama kami kerjasamakan dengan di wilayah Saguling juga Cirata agar tak terjadi pelimpahan ke bawah,” kata U Saefudin Noer di Purwakarta, Kamis (13/2/2020).

U Saefudin Noer juga menegaskan perlunya membersihkan tanaman eceng gondok ini di Februari dan Maret untuk wilayah Jatiluhur, sebab jika terus menerus dilakukan akan sia-sia.

“Bakal datang lagi dan lagi. Contohnya, kemarin kami telah lakukan pembersihan eceng gondok di Bendungan Walahar. Itu memang salah satu program kami untuk kampanyekan kebersihan sungai agar menjadi budaya masyarakat,” ujarnya. (Hru)

Bagikan:
Left Menu Icon