Duh, Perlindungan Cagar Budaya di Kota Sukabumi Masih Lemah

KESATUCO. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi Nike Siti Rahayu menganggap pemeliharaan cagar budaya di Kota Sukabumi masih kurang optimal. Penyebabnya, masih kurangnya sarana dan prasarana.

“Dalam perlindungan cagar budaya, di Kota Sukabumi ini belum bisa dilakukan secara optimal, karena tidak adanya fasilitas bangunan Musium Kepurbakalaan dan Jarahnitra,” ujarnya, saat diskusi bersama awak media di Balaikota Sukabumi, Selasa (25/2/2020).

Nike juga menuturkan kurangnya perlindungan, pemeliharaan dan pemeliharaan warisan budaya tak benda dan hak kekayaan intelektual akibat lemahnya kebijakan pemerintah.

“Dalam rangka mengoptimalkan untuk menjaga warisan budaya, kemarin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi  telah membuat dan dan mengajukan raperda ke DPRD Kota Sukabumi,” tuturnya.

Nike menjelaskan, keberadaan Perda tersebut sangat penting, sebagai payung hukum dalam melakukan infentarisi, pembinaan, pelestarian dan perlindungan terhadap Cagar Budaya yang ada di Kota Sukabumi.

“Dalam pembahasannya nanti melibatkan unsur akademisi, praktisi sejarah dan yang lainnya. Berharap bisa selesai dan ditetapkan pada pertengahan tahun 2020 ini,” jelasnya. (Her)

Bagikan:
Left Menu Icon