Dua Pelaku Curanmor di Majalengka Dilumpuhkan Timah Panas Polisi

KESATUCO. Satuan Reserse Kriminal ( Satreskrim) Polres Majalengka membekuk tiga orang diduga terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Ke tiga orang itu sudah ditetapkan tersangka. Masing-masing dari mereka memiliki peran berbeda dalam melakukan aksinya. Tersangka YN (33) warga Kabupaten Sumedang berperan sebagai eksekutor. Sedangkan tersangka MT (35) dan IN (29) yang merupakan warga Kabupaten Majalengka, berperan sebagai joki.

Penangkapan terhadap para tersangka ini, berawal dari kasus pencurian satu unit sepeda motor yang terparkir di halaman rumah di wilayah Kecamatan Banjaran pada 20 Januari 2020 lalu.

Mendapati hal tersebut, Satreskrim Polres Majalengka langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil membekuk para tersangka yang biasa beraksi di wilayah Kecamatan Banjaran, Talaga, Cikijing dan Cingambul. Bahkan, para tersangka ini pun melakukan aksi kejahatannya di sejumlah daerah di luar Majalengka.

Dalam proses penangkapan, petugas kepolisian terpaksa menghadiahi dua dari tiga orang diduga pelaku curanmor ini dengan timah panas pada bagian kaki karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.

“Tersangka ini, ada tiga yang kita tangkap, satu warga Sumedang, dua warga Kabupaten Majalengka,” ucap Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono didampingi Kasat Reskrim AKP Wafdan Muttaqin, Rabu ( 12/2/2020 )

AKBP Mariyono menjelaskan, dari hasil pengembangan, diamankan11 unit sepeda motor dari rumah tersangka yang berperan sebagai joki.

“Kemudian, kami kembangkan lagi dari satu TKP tersebut, ternyata didapati ada sebelas kendaraan di rumah tersangka yang sebagai joki,” ujarnya.

Lebih jauh, menurut AKBP Mariyono, dalam menjalankan aksinya, para tersangka curanmor Majalengka ini menggunakan kunci letter T dan hanya membutuhkan waktu selama dua menit untuk dapat mencuri satu unit sepeda motor.

“Tadi sudah dipraktekkan oleh tersangka, mereka menggunakan kunci T itu dalam waktu dua menit. Dua menit mereka sudah bisa mendapatkan sepeda motor,” tandas Kapolres.

Dari tangan para tersangka, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, kunci leter T dan 11 unit sepeda motor.

Mereka dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun pidana penjara. (noe)

Bagikan:
Left Menu Icon