Dua Anggota DPR RI Meninggal Dunia, Salah Satunya Berstatus PDP Virus Corona

KESATUCO. Kabar duka datang dari lembaga negara DPR RI. Informasi yang beredar, dua anggotanya dikabarkan meninggal dunia.

Sebelumnya, Imam Suroso yang merupakan anggota DPR RI dari Fraksi PDIP asal Sulawesi Tenggara dinyatakan meninggal dunia.

Kabar duka kali ini, anggota DPR, Drs H Imran MSi, meninggal dunia pada Sabtu (28/3/2020).

Wakil rakyat dari Dapil Sulawesi Tenggara ini menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas, Provinsi Sultra, Kendari, sekitar pukul 00.08 WITA.

Baca Juga:  Polres Tasikmalaya Kota Akan Tindaklanjuti Laporan Forum Mujahid soal Denny Siregar

Salah seorang kerabat, Syamsul Ibrahim membenarkan perihal kabar duka dari kader Partai Gerindra kelahiran Tawangga, Kabupaten Konawe, 11 Mei 1952 tersebut.

“Iya betul. Beliau telah berpulang ke rahmatullah, dan jenazahnya masih di rumah sakit,” kata dia yang merupakan anggota DPRD Provinsi Sultra tersebut, seperti dikutip dari Antara.

Seperti diketahui, almarhum Imran merupakan salah satu tokoh masyarakat Sultra yang juga mantan bupati Konawe Selatan dua periode.

Baca Juga:  Anak Sekda Karawang Negatif Konsumsi Sabu, Akan Dicek Darah dan Rambut

Imran merupakan politikus dari partai besutan Prabowo Subianto yang saat ini tercatat sebagai ketua DPD Partai Gerindra Sultra.

Belum diketahui pasti penyebab kematiannya. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum masuk di RSUD Bahteramas pada Jumat (27/3) sore, almarhum terlebih dahulu dirawat di Rumah Sakit Hermina Kendari.

Sebelumnya, anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Imam Suroso, juga dilaporkan meninggal dunia di RSUP Dr Kariadi, Kota Semarang, Jawa Tengah. Pihak rumah sakit membenarkan Suroso berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona jenis baru (Covid-19).

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-74 Jadi Berkah bagi Pengusaha Karangan Bunga

“Benar (berstatus PDP Covid-19–Red),” kata Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP Dr Kariadi, Nurdopo Baskoro, saat dikonfirmasi melalui telepon di Semarang, Jumat malam.

Ia menyebutkan bahwa almarhum sempat dirawat di RSUP Dr Kariadi sejak Ahad (22/3). (ant/red)

sumber: Antara

Bagikan:
Left Menu Icon