DPRD Minta Pemprov Jabar Kendalikan Penyebaran Benih Kepada Masyarakat

KESATUCO. Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Anwar Yasin menyebutkan, penyebaran benih berkualitas kepada masyarkat di Jabar sering terkendala. Hal itu lantaran salah satu faktornya terkait permasalahan kewenangan.

“Setelah kita dalami, ternyata permaasalahannya ada pada kewenangan. Balai benih ini kewenangannya hanya sampai ke penangkar, dan penangkar yang menyebarkan ke masyarakat. Jadi, benih-benih ada di Jawa Barat tidak terkontrol karena penangkar bisa mendatangkan benih dari berbagai sumber,” ujarnya, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga:  Upaya Menghadapi Peningkatan Covid 19, Mikro Lockdown Tingkat RT Harus Disiapkan

Melihat alur yang begitu, dirinya khawatir benih yang beredar di masyarakat kualitasnya tidak bagus. Ketika hal itu terjadi, berpotensi menyebabkan tanah menjadi tandus.

“Bahkan bisa berimbas pada kualitas produk yang dihasilkan,” ucapnya.

Baca Juga:  Kasus Covid 19 Senantiasa Bertambah, Fahmi : Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Menurutnya, kewenangan balai benih harus ditingkatkan.Sehingga,benih yang diterima masyarakat dapat terkontrol oleh balai benih ini.

“Nanti tidak ada benih-benih jelek yang bertebaran di masyarakat” ungkapnya

Dirinya berharap, BBPP Provinsi Jawa Barat dapat terjun langsung mengendalikan penyebaran benih kepada masyarakat. Hal itu untuk memastikan masyarakat menerima benih yang bekualitas. Selain itu, dapat mengedukasi masyarakat mengenai bercocok tanam yang baik.

Baca Juga:  Komisioner KPU Kota Sukabumi Serbu Kampung Subangjaya, Ada Apa Ya?

“BBPP harus bisa menyampaikan bagaimana benih dikelola. Selain itu, mulai memikirkan bagaimana masyarakat diajarkan membuat pupuk organik. Bukan pupuk yang seperti sekarang yang membuat tanah menjadi kering dan tandus,” pungkasnya.

Bagikan: