DPRD Jabar Inginkan BPR Milik Pemprov Bisa Bersaing dan Profit

KESATUCO. Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Cucu Sugyati menekankan regulasi terkait BPR yang tengah dibahas menjadi tonggak kemajuan dan solusi bank perkreditan rakyat milik Pemprov Jabar. Sehingga, BPR bisa bersaing dan mampu merealisasikan hal-hal yang sebelumnya tak terealisasi.

Baca Juga:  Komisioner KPU Kota Sukabumi Serbu Kampung Subangjaya, Ada Apa Ya?

“Kami berharap, regulasi ini bisa mendorong BPR milik Pemprov Jabar untuk bersaing,” ujarnya, Selasa (4/5/2021).

Selama pembahasan, berbagai masukan terlah disampaikan. Sehingga, pembahasan selanjutnya akan dimasukan ke dalam finalisasi.

“Selanjutnya akan dilaporkan dalam rapat paripurna DPRD Jabar untuk ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda),” ucapnya.

Baca Juga:  Komisioner KPU Kota Sukabumi Serbu Kampung Subangjaya, Ada Apa Ya?

Dirinya pun mendorong lembaga keuangan seperti BPR dapat berkontribusi terhadap pembangunan. Salah satunya melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ini salah satu yang kita dorong dan kemungkinan lembaga keuangan bisa memberikan profit untuk daerah. Sehingga dapat mendukung pembangunan di Jawa Barat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Komisioner KPU Kota Sukabumi Serbu Kampung Subangjaya, Ada Apa Ya?

Adapun Raperda yang saat ini tengah dalam proses pembahasan Komisi III DPRD Jabar adalah Tentang Perubahan Bentuk Hukum Perusahaan Daerah Bank Pengkreditan Rakyat Hasil Merger di Kabupaten Bogor, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Cirebon menjadi Perseroan Terbatas (PT).

Bagikan: