Disbudpar Kota Bandung Sebut Dibukanya Bioskop Prosedural

KESATUCO. Dibukanya kembali bioskop di Kota Bandung, menimbulkan pertanyaan berbagai pihak. Pasalnya pembukaan ini dilakukan dengan kondisi Kota Bandung yang kembali masuk zona merah. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Dewi Kaniasari menyebut, dibukanya kembali bioskop telah berjalan sesuai prosedur.

“Bioskop sudah direlaksasi berdasarkan Perwal Kota Bandung Nomor 46 Tahun 2020. Sudah ditinjau, sudah simulasi untuk sarana dan prasarana protokol kesehatannya secara ketat,” kata Kenny, sapaan akrabnya, Sabtu (10/10/2020).

Baca Juga:  Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Sekda: Roda Pemerintahan Tak Terganggu

Kenny mengungkapkan, setidaknya ada 9 bioskop di Kota Bandung yang telah kembali mendapatkan izin operasional. Kesembilan bioskop tersebut adalah CGV PVJ, CGV Miko Mall, CGV BEC, CGV Paskal, CGV Metro Indah Mall, CGV Kings, XXI Ciwalk, XXI Ubertos, dan Cineapolis Istana Plaza.

Baca Juga:  Seluruh Paslon di Sukabumi Langgar Protokol Kesehatan

Meskipun saat ini Bandung masih dinyatakan berada dalam zona merah, Kenny mengatakan relaksasi sejumlah tempat hiburan termasuk bioskop telah dilakukan sesuai dengan ketentuan. Pasalnya, ia melanjutkan, hingga saat ini kasus Covid-19 di Bandung masih bisa terkontrol.

“RT (angka reproduksi) per tanggal 7 Oktober turun 0,19 dibanding 6 Oktober. Covid-19 di Bandung masih bisa dikendalikan. Adapun RT Kota Bandung hingga 7 Oktober adalah sebesar 0,64,” ujarnya.

Baca Juga:  Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Sekda: Roda Pemerintahan Tak Terganggu

Katanya, relaksasi bioskop juga merupakan upaya pihaknya untuk menciptakan kebahagiaan bagi warga. Ia menyebut, kesehatan jiwa bisa membuat daya tahan tubuh meningkat.

“Kota Bandung tidak hanya berupaya meningkatkan pengendalian terhadap penularan COVID-19, tapi juga berusaha menciptakan kebahagiaan non-fisik bagi warganya. Intinya sih begitu,” ucapnya. (sab/ded)

Bagikan: