Dipecat, Guru SMAN 12 Bekasi Pukul Murid Karena Telat ke Sekolah

KESATUCO. Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil telah memerintahkan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk memecat Guru SMAN 12 Bekasi, Idiyanto karena pukul murid. Mulai hari ini pun Idiyanto tidak lagi berstatus guru.

“Tapi per hari ini sesuai perintah saya kepala dinas sudah melakukan pemberhentian,” ucap Emil sapaan akrab Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (14/2).

Baca Juga:  Kata Wakil Walikota soal Penggeledahan tim KPK di Kota Banjar

Lebih lanjut, Emil berharap, seluruh guru di Jabar dapat mengambil hikmah dan pelajaran atas kejadian tersebut. Pasalnya, profesi seorang guru merupakan pekerjaan yang mulia, sudah sejatinya seorang guru menjadi suri tauladan bagi muridnya.

“Saya mengimbau kalau sudah punya niat berprofesi sebagai guru harus sabar. Karena anak itu karakternya beda-beda ada yang kuat otak kiri ada yang otak kanan ada yang motoriknya lebih aktif ada yang pendiam,” ujar Emil.

Baca Juga:  Dinkes-Kejari Purwakarta Teken MoU Terkait Masalah Hukum Perdata dan TUN

Sebelumnya, Idiyanto memukul siswanya yang terlambat. Pemukulan itu direkam video dari kejauhan. Video rekaman pemukulan guru ke murid di SMAN 12 Bekasi itu viral di media sosial.

Insiden guru pukul murid ini terjadi pada Selasa (11/2). Saat itu, banyak siswa yang terlambat dan dihukum dengan dijemur di tengah lapangan. Dalam video yang viral di media sosial, Idiyanto memukul bahu dan kepala salah seorang siswanya.

Baca Juga:  Ngaku Polisi Pangkat Kombes, Nur Sunan Ditangkap Polisi Bandung

Aksi anarkis Idiyanto itu pun langsung mendapat kecaman dari pengguna media sosial. Video aksi penganiayaan yang dilakukan Idiyanto direkam salah seorang siswa, kemudian diunggah ke media sosial oleh seorang mantan siswa SMAN 12 Bekasi. (ram)

Bagikan:
Left Menu Icon