Densus 88 Tangkap Pengusaha Bordir dan Geledah Rumah Mewah di Kota Tasikmalaya

KESATUCO. Tim Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang pengusaha bordir dan konveksi terduga teroris berinisial DN (40), di Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (20/5/2020). 

DN diketahui warga Kampung Saguling Panjang, Kelurahan Cilamajang, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Densus 88 dibantu Tim Inafis Satreskrim dan Sabhara Polres Tasikmalaya Kota melakukan penggeledahan di sebuah rumah mewah milik terduga teroris tersebut. Penggeledahan dilakukan sehari setelah penangkapan, Kamis (21/5/2020).

Terduga teroris DN selama ini dikenal sebagai seorang pengusaha bordir atau konveksi, sekaligus menantu seorang bos besar bordir terkenal di Kota Tasikmalaya.

Baca Juga:  Hotel di Sukabumi Akan Dijajaki Jadi Tempat Isoman

Salah seorang tetangga DN, Yayan (53) membenarkan penangkapan tersebut. “Saya dapat informasi itu dari warga lain, bahwa DN telah ditangkap di ruas Jalan Sewaka, di depan perkampungan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (21/5/2020).

Tetapi, sambungnya, kabar tersebut hanya disampaikan oleh polisi kepada keluarganya saja,” kata Yayan.

Diketahui, sejak adanya penggeledahan di Gedung Futsal di Kampung Cicariang, Kawalu, belum lama ini, DN juga dipanggil karena berkaitan dengan kepemilikan senjata tajam.

Yayan menambahkan, kedatangan polisi berseragam untuk melakukan penggeledahan sekitar pukul 09.30 WIB, Kamis (21/5/2020) pagi.

Baca Juga:  Petugas Gabungan Bubarkan Event Motocross di Tasikmalaya

Temukan Air Softgun dan Senapan

Petugas Inafis bersama Densus 88 langsung memeriksa setiap sudut ruangan rumah mewah tersebut. Polisi juga menemukan beberapa barang bukti. Di antaranya dua buah pistol air softgun dan senapan laras panjang rakitan dilengkapi amunisinya.

Barang bukti lainnya, satu unit motor Honda Megapro yang dimodifikasi bernopol Z 3641 NX dan mobil Isuzu Panther nopol D 1356 CS. Ada pula dua, teleskop, laptop, ATM, handpone, alat komunikasi HT, teropong malam dan samurai.

Baca Juga:  Beras Bansos Disebar di Kota Tasikmalaya, Jika Tak Sesuai Silakan Lapor

Tim gabungan Densus 88 dibantu anggota Polres Tasikmalaya Kota langsung membawa barang bukti tersebut. Untuk kemudian diamankan di markas komando polisi setempat.

Sesuai informasi yang dihimpun di lapangan, rangkaian penangkapan dua orang terduga teroris ini masih berkaitan dengan penangkapan terduga teroris sebelumnya. Yakni MR (45), salah seorang warga asal Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, sepekan lalu.

Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait adanya rangkaian penangkapan terduga teroris di Tasikmalaya tersebut. (Andri/Dede)

Bagikan: