Contohlah Prabowo yang Sudah Insaf Menilai Jokowi

UU Ciptaker Selamatkan Rakyat

KESATU. Di tengah derasnya aksi buruh menolak Undang Undang Cipta Tenaga Kerja (Ciptaker), muncul pembelaan terhadap Presiden Joko Widodo. Pembelaan datang dari Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono.

Menurut Arief keputusan Presiden Jokowi membuat UU Ciptaker bukan merupakan bentuk pengkhianatan terhadap rakyat, melainkan semata-mata untuk menyelamatkan rakyat miskin dan lemah yang membutuhkan lapangan kerja dan mata pencarian.

“Karena itu, kami imbau agar para tokoh masyarakat, pengiat LSM dan elite parpol yang menolak UU Ciptaker sadar dan insaf betul,” katanya melalui pesan elektronik kepada KESATU, Rabu 7 September 2020.

Arief menekankan pentingnya mencontohkan Prabowo Subianto yang sejak tahun 2008 hingga saat ini menjabat ketua umum Gerindra. Dalam menilai UU Ciptaker, Prabowo Subianto yang dulu rajin mengkritisi Jokowi telah sadar dan “bersyahadat” di hadapan masyarakat bahwa semua keputusan dan kebijakan yang diambil oleh Jokowi selalu berdasarkan pada pertimbangan keselamatan rakyat miskin dan lemah.

Hal itu dirasakan Prabowo setelah duduk cantik dan manis sebagai anggota kabinet dalam pemerintahan Jokowi sebagai Menteri Pertahanan.

“Dengan begitu masyarakat bisa tenang dan stabilitas keamanan menjadi kondusif, karena saat ini kita sedang menghadapi dampak dari penyebaran Covid 19. Masyarakat perlu dipastikan selamat secara jiwanya dari serangan Covid 19 dan selamat penghidupan ekonominya,” tutur Arief Poyuono.

Menurut mantan wakil ketua umum DPP Gerindra itu, UU Ciptaker sangat dibutuhkan oleh mayoritas masyarakat Indonesia untuk bisa bangkit dari keterpurukan ekonomi pasca diterjang pandemi Covid 19.

Karenanya, ia mengimbau untuk berhenti melakukan provokasi dan penyesatan terhadap tujuan dan kegunaan UU Ciptaker kepada masyarakat.

“Ayo mencontoh Prabowo Subianto yang sudah sadar dan insaf dalam menilai kepemimpinan Jokowi,” seru Arief Poyuono.(sak)

 

Bagikan: