Cerita Habib Bahar Minta Ngerokok Dulu Sebatang Sebelum Dibawa ke Tahanan

KESATUCO. Habib Bahar bin Smith sempat meminta ngerokok sebatang sebelum dijebloskan lagi ke penjara pada Selasa (19/5/2020). Sebelumnya dia dibebaskan lewat program asimilasi pada Sabtu (16/5/2020).

Habib Bahar yang dijebloskan lagi ke penjara itu, harus meneruskan sisa hukuman selama 1,5 tahun. Awalnya, ia dijebloskan ke Lapas Gunung Sindur namun kemarin, dia dipindah ke Lapas Nusakambangan.

Saat penjemputan di kediamannya di Kabupaten Bogor ke Lapas Gunung Sindur, sebuah video beredar, isinya dia meminta merokok sebatang sebelum dibawa petugas.

Habib Bahar: Malam ini saya balik ke lapas, kita ngerokok sebatang dulu, saya ngerokok dulu sebatang.

Petugas: Kita dengan tim dikejar waktu.

Habib Bahar: Nggak, saya ngerokok dulu sebatang.

Petugas: Saya minta dengan hormat.

Habib Bahar: Iya, saya memahami. Saya ikut ke lapas, saya nggak bakal kabur, saya nggak bakal lari, ini pengacara saya. Pak Kasat ikut saya ke dalam, ngerokok sebatang sama saya, Setting mobil bapak di sini, nanti kita bareng. Saya yang jamin.

Penjelasan Polisi

Belakangam diketahui, percakapan itu antara Habib Bahar dengan Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi. Dikutip dari detik.com, menurut Benny, permintaan merokok itu untuk mengulur waktu supaya massa datang.

Baca Juga:  New Normal Covid 19 Harus Dijalankan Dengan Hati-hati

“Terkait kejadian dia mau ngerokok dulu, mau ketemu istri, mau ambil pakaian, itu modus mengulur waktu untuk mengumpulkan massa,” kata Benny kepada wartawan, Selasa (19/5/2020).

Baca Juga:  Kabupaten Sukabumi Ditargetkan Jadi Demplot Tambak Udang Berkelanjutan

Dia menegaskan polisi tak terpancing dengan ajakan terpidana kasus penganiayaan pada anak itu.

“Prinsipnya ajak ngerokok itu, itu modus dia. Kan dia sengaja memancing polisi untuk masuk ke dalam, tempat ibadah, gitu. Jadi dijebak lah. Kita kan berseragam semua, kita nggak mau masuk ke tempat ibadah karena kita menghargai kan,” tutur Benny.

Baca Juga:  New Normal, Titik Terang bagi Pelaku Usaha Pesta Pernikahan di Purwakarta

Polisi, dia menambahkan, mengedepankan langkah persuasif dalam penjemputan Habib Bahar. Polisi tak ingin ada gesekan.

“Sengaja kita persuasif karena bulan Ramadan juga supaya tidak ada gesekan,” kata Benny.

Habib Bahar divonis 3 tahun karena menganiaya dua anak di bawah umur yang mengaku-ngaku sebagai dirinya saat di Bali. Setelah menjalani 1,5 tahun hukuman, ia bebas lewat asimilasi.

Simak video Habib Bahar minta merokok dulu sebatang

Bagikan:
Left Menu Icon