Buya Syakur Yasin: Bully Ustad Abdul Somad Pernah Dirasakan Juga Oleh Prof Quraish Shihab

KESATUCO. Prof Dr Abdul Syakur Yasin menanggapi ceramah Ustad Abdul Somad yang beredar di media sosial yang dinilai menghina agama Kristen. Menurut Buya Syakur, sapaan populer Prof Abdul Syakur, kasus bully yang dialami oleh Ustad Abdul Somad ini pernah dialami juga oleh Prof Dr Quraish Shihab.

“Saya menyampaikan salam hormat dan penghargaan saya setinggi-tingginya kepada Bapa Ustad Abdul Somad. Saya tidak pernah menduga dia sejahat itu, tidak!. Dia orang baik sekali,” ungkap Buya Syakur dalam kanal youtube KH Abdul Syakur Yasin dengan judul, “tanggapan Buya Syakur soal kasus ceramah Ustad Abdul Somad yang sedang Viral”.

Pengasuh Pondok Pesantren Candangpinggan di Indramayu menceritakan, nasibnya sama seperti Prof Dr Quraish Shihab yang dulu pernah di bully. Dulu kata dia, Prof Qurasih pernah mengatakan bahwa Nabi Muhammad  tidak di jamin masuk surga.  Sehingga atas pernyataanya tersebut banyak orang yang membully.

“Tapi bersangkutan juga sudah meminta maaf kepada Prof Quraish shihab. Dan beliau juga langsung kepada saya mengatakannya saya sudah memaafkan dan saya tidak menuntut apa-apa. Itu saya konfirmasi ketika ketemu di Arjawinangun ketika menghadiri acara khotmil quran.  Beliau teman lama saya sudah lama tidak ketemu rindu banget,” ujarnya.

“Lalu saya katakan bahwa saya membela anda (Quraish Shihab) ketika di bully tanpa dibayar. Sayang bilang, saya bela sebagai kesetiaan persahabatan antara aku dan kamu,” paparnya.

Menurut pria yang pernah nyantri bareng Gus Dur ini mengatakan, jika menilai seseorang jangan dulu melakukan justifikasi. “Jangan terburu-buru menjustfikasi seseorang. Saya tetap memuliakan Abdul Somad bahwa dia seorang guru yang  mumpuni dan ilmunya juga hebat kok,” katanya.

Lanjut dia menceritakan, bahwa dahulu dirinya pernah di bully hingga pernah dilarang ceramah dari kampung ke kampung.

“Jadi artinya saya juga sama pernah di bully juga.  Sampai pernah dilarang ceramah di lima desa setiap orang yang mau mengundang saya untuk ceramah di tempat hajat gituh. Sampai dihalangi oleh para kiyai nya, saya dianggapnya ulama fasik Buya Syakur tuh,” pungkas Ketua Forum Imam Masjid (Forkim) Kabupaten Indramayua, menceritakan masa lalu. [hit]

Bagikan:
Left Menu Icon