Bupati Sukabumi Minta Adanya Regulasi Rutilahu dari ADD

KESATUCO. Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, meminta adanya regulasi terkait rumah tidak laik huni (Rutilahu) di setiap desa. Hal itu untuk membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

” Ke depan, diharapkan ada regulasi yang memungkinkan pembangunan dua rutilahu dari ADD (alokasi dana desa) di setiap desa,” ujarnya saat menyerahkan 81 Rutilahu yang selesai dibangun di Kecamatan Cidahu, Kamis (21/1/2021).

Baca Juga:  Dicari 8 Seniman untuk Diajak ke Bulan

Selain itu, pembangunan Rutilahu harus mendorong budaya gotong royong. Sehingga, bisa memberikan kontribusi dalam percepatan pembangunan.

“Jangan lupa memerhatikan sistem kerja 3T (tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran,” ucapnya.

Baca Juga:  Kasus SPPD Fiktif DPRD Subang, Kejari Tahan Seorang ASN

Pasalnya, pembangunan Rutilahu bukan sekadar membangun rumah kokoh. Namun, rumah yang laik huni mampu mendorong derajat kesehatan masyarakat.

“Banyak hal penting yang dilakukan di dalam rumah. Salah satunya sebagai tempat edukasi,” ungkapnya.

Camat Cidahu Erry Erstanto mengatakan, terdapat 81 Rutilahu yang selesai dibangun. Pembangunan Rutilahu tersebut merupakan stimulan dari Kementerian PUPR, Provinsi Jawa Barat, dan Baznas Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga:  Sultan Apresiasi Densus 88 Tangkap 22 Terduga Teroris di Jatim

“50 Rutilahu dibangun dari program BSPS Kementerian PUPR, 30 dari Provinsi Jabar, dan 1 dari Baznas Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (jay)

Bagikan: