Bupati Serius Tuntaskan Dua Proyek Jalan Baru di Purwakarta

KESATUCO.  Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengaku ngotot untuk membuat jalan baru di Kabupaten Purwakarta. Salah satunya melanjutkan pembangunan jalur lingkar barat yang menghubungkan Purwakarta kota dengan Kecamatan Sukasari di perbatasan Kabupaten Cianjur. Dua daerah itu terpisah Bendungan Ir H Juanda Jatiluhur.
Selain itu, bupati juga ngotot untuk menuntaskan jalan baru penghubung Kecamatan Jatiluhur – Pasawahan untuk mengurangi beban kemacetan Purwakarta kota. Lewat jalan baru itu, warga dari arah Bandung hendak ke Wanayasa sebagai daerah wisata, tidak perlu melewati Purwakarta kota.
“Nanti, Purwakarta – Bandung tidak harus melewati Pasar Rebo yang sering macet. Pengguna jalan juga tidak harus melewati Ciganea. Mereka bisa masuk dari Parakan Lima ke Ciherang, kemudian Sawah Kulon, dan masuk kembali ke jalan besar,” kata Anne di  Jalan Gandanegara No 25, Purwakarta, Rabu (6/11/2019).
Selain konektivitas wilayah, mobilitas warga jadi tujuan  pelaksanaan program ini. Anne berkeyakinan  langkahnya dapat menunjang peningkatan ekonomi masyarakat. Program infrastruktur menurut dia, merupakan stimulan mendorong produksi dan kreativitas masyarakat.
“Semakin terkoneksi, semakin terhubung, semakin mobilitas warga tercipta. Ini berkaitan dengan pertukaran sumber daya dan hasil produksi masyarakat. Kalau infrastruktur bagus, dua hal itu juga lancar,” katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pengairan Budi Supriadi menjelaskan perkembangan teknis program tersebut. Kata dia, jalan dan jembatan penghubung Parakan Lima – Ciherang akan rampung akhir November ini.
Budi merinci anggaran yang digunakan demi penyelesaian kegiatan ini. Dia berujar dana sebesar Rp15 Miliar diperuntukan untuk konstruksi jembatan dan pembebasan lahan. Sementara itu, Rp4 Miliar digunakan untuk pengerasan dan pembetonan jalan. Sehingga, total anggaran mencapai Rp19 Miliar.
“Pengerjaannya kan dua tahap. Ada tahap pembebasan lahan dan pembangunan jembatan. Itu kita lakukan Tahun 2017 dengan menggunakan APBD Provinsi Jawa Barat. Kemudian, tahun ini dilakukan pembangunan jalan. Panjang jalan 950 meter, lebar 5 meter. Itu sudah termasuk TPT dan drainase,” katanya.
Budi menjelaskan pembangunan jalan selalu mengalami peningkatan. Sebelum Tahun 2008, ruas jalan mantap di Purwakarta mencapai 62,2% atau 447 KM. Total jalan kabupaten mencapai 728 KM.
“Sampai akhir 2018 kemarin itu jalan mantap kabupaten berhasil mencapai 84,10%. Target kita tentu saja 100%,” ujarnya. (dds)
Bagikan:
Left Menu Icon