Bukan di Indonesia, Novel Baswedan Malah Terima Penghargaan di Malaysia

KESATUCO. Penyelidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan menerima penghargaan dari Perdana International Anti-Corruption Champion Fund (PIACCF). Penghargaan juga diterima mantan Wakil Jaksa Penuntut Umum Malaysia, (alm) Datuk Anthony Kevin Morais yang terbunuh pada tahun 2015 lalu. Penghargaan kepada keduanya diserahkan langsung oleh Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad di Putrajaya pada Selasa (11/02) malam.

 

Seperti diketahui, PIACCF merupakan penghargaan internasional bagi praktisi pemberantasan korupsi yang telah mengalami atau diancam dengan kekerasan atau dalam bentuk lain yang terkait dengan pelaksanaan tugasnya.

 

PIACCF digagas pada tahun 2018 sebagai respon terhadap perhatian UNODC (Kantor PBB Urusan Narkoba dan Kejahatan) akan meningkatnya kasus intimidasi atau balas dendam terhadap pegawai lembaga anti- korupsi dari berbagai negara terkait pelaksanaan tugasnya.

 

Pihak KPK mengucapkan terima kasih atas bentuk dukungan dan penghormatan terhadap semua pihak yang memilih jalan untuk berjuang memberantas korupsi. Isu pemberantasan korupsi bukan hanya permasalahan masing-masing negara saja, tetapi juga merupakan masalah bersama masyarakat dunia.

 

Usai menerima penghargaan, Novel mengatakan dukungan dan penghargaan ini bukan hanya untuk dirinya tetapi merupakan dukungan dan penghargaan untuk semua orang yang memilih berjuang untuk memberantas korupsi.

 

“Tadi dikatakan bagaimana ancaman, bagaimana resiko terhadap orang-orang yang berjuang untuk memberantas korupsi. Tetapi ketika ada perhatian dunia bukan hanya ‘domain’ di masing-masing negara karena itu saya berharap itu menjadi kekuatan baru bagi semua orang yang memilih berjuang untuk memberantas korupsi,” katanya. (antara/din)

Bagikan:
Left Menu Icon