BPJAMSOSTEK Purwakarta Serahkan Santunan JKK Senilai Rp374 Juta

KESATUCO. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketanagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Cabang Purwakarta menyerahkan satunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp374.662.050.

Santunan JKK tersebut diserahkan kepada ahli waris Alfina Mariatul Qibtiah, karyawan PT Nipsea Bee Chemical Indonesia yang meninggal karena mengalami kecelakaan lalu lintas saat pulang dari tempat kerja pada Kamis 30 Juli 2020 lalu.

Baca Juga:  IPRC Sebut Pelanggaran Netralitas ASN Sering Terjadi di Pilkada Kabupaten Bandung

Adapun santunan JKK tersebut terdiri dari Santunan Kematian Rp362.890.000, manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) Rp8.618.700, dan Jaminan Pensiun Rp3.153.350. Sehingga total keseluruhan yang didapatkan sebesar Rp374.662.050.

“Kami hanya memberikan apa yang seharusnya memang kami berikan kepada peserta kami. Sesuai amanah undang-undang di sinilah negara hadir sebagai pengaman risiko sosial yang terjadi,” ujar Kepala Kantor BPJSAMSOSTEK Purwakarta, Herry Subroto melalui rilisnya, Ahad (18/10/2020).

Baca Juga:  KKN saat Pandemi, Mahasiswa UPI Wajib Sosialisasikan Prokes

Disebutkan Herry, sudah menjadi kewajiban bagi BPJAMSOSTEK untuk memberikan perlindungan bagi pekerja Indonesia. Termasuk menyejahterakan keluarga pekerja melalui berbagai program andalan. Di antaranya Jaminan Kematian, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun.

Baca Juga:  Tulis Hinaan di Akun FB Anggota DPRD Jabar, Dewi Dihukum 1,6 Tahun Penjara, Langsung Banding

Herry juga mengapresiasi PT Nipsea Bee Chemical Indonesia yang telah mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJAMSOSTEK serta kooperatif dalam menyediakan data peserta BPJAMSOSTEK untuk proses klaim.

“Sehingga, jika terjadi risiko sosial, seperti kecelakaan kerja hingga kematian, karyawan sudah terlindungi oleh program BPJAMSOSTEK,” ujar Herry. (Red)

Bagikan: