Begini Reaksi Para Napi Saat Pertama Kali Lihat Lucinta Luna di Penjara

KESATUCO. Lucinta Luna saat ini berada di penjara Rutan Polda Metro Jaya atas kasus penyalahgunaan narkoba. Ternyata, di sana banyak napi yang ngefans Lucinta Luna.

Bahkan, mereka kaget melihat sosok asli kekasih Abash yang ternyata cantik.

Meski demikian, bila ada proses pemeriksaan, Lucinta akan dihadirkan kembali ke Polres Jakarta Barat. Selama menjalani penahanan, Lucinta ternyata cukup kaget dengan perlakuan sesama napi di penjara. Tak diduga, para napi ternyata banyak yang mengagumi sosok Lucinta Luna.

Hal itu diungkapkan Abash di program Rumpi yang dipublikasi ke YouTube Trans TV Official pada Jumat (14/2/2020).

Baca Juga:  Lagi, Polres Sukabumi Kota Ringkus 2 Pengedar Narkoba

Awalnya Feni Rose selaku host bertanya mengenai permintaan Lucinta selama di penjara. “Dia minta dibawain apa sih?,” tanya Feni.

“List-list-nya ya, tadi barusan dia nulis list,”jawab Abash sembari menunjukkan kertas berisi permintaan Lucinta.

Feni kemudian membacakan beberapa barang yang menjadi permintaan Lucinta selama menjalani penahanan.

“Gunting kuku, softlense nomer 8 warna kuning dan hitam, bedak, semua wig, body lotion, camilan, kutek, mukena, sajadah, bulu mata, baju pendek kaos. Celana pendek, bantal guling, kaca mata LV pink, jam tangan, topi, shower puff, skincare komplit ” kata Feni membacakan sebagian list Lucinta.

Baca Juga:  Gubernur dan Forkopimda Jabar Siap Jadi Relawan Vaksin COVID-19

Tak hanya memberitahu perihal permintaan Lucinta, Abash membeberkan perlakuan sesama napi kepada sang kekasih.

“Dia sama teman-teman tahanan lainnya gimana? cerita nggak dia?,” tanya Feni.

Cerita, pas pertama kali udah sama tahanan, pada banyak yang ngefans juga ternyata, aslinya cantik ya, terus cerita kalian kenapa kok bisa di sini. Baik semua tahanan yang ditemuin, dia cerita begitu,” terang Abash.

Baca Juga:  Bertambah Lagi 27 Orang Negatif, Total Pasien Covid-19 Klaster Secapa AD yang Sembuh Jadi 1.120 Orang

Lucinta Luna terbukti konsumsi obat penenang berupa Tramadol dan Riklona. Keduanya masuk golongan psikotropika.

Dirinya ditangkap oleh Satnarkoba Polres Jakarta Barat pada Selasa dini hari (11/2/2020). Lucinta Luna ditangkap bersama 3 orang lainnya di apartemen kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

Dari ke empat orang yang diamankan, polisi hanya menetapkan Lucinta sebagai tersangka. Pasalnya, urine ketiga lainnya tak terbukti mengandung psikotropika.(yuz)

Bagikan:
Left Menu Icon