Berkas Kasus Sunda Empire Sudah di Tangan Jaksa

KESATUCO. Tiga tersangka kasus hoax Sunda Empire telah diserahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat. Artinya, kasus tersebut telah dinyatakan P21 atau lengkap oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat telah rampung.

Hal itu disampaikan, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga, saat dihubungi melalui pesan singkat, Rabu (13/5).

“Iya pelimpahan sudah dilakukan ke Kejati Jabar,” ucap Erlangga.

Baca Juga:  Jabar Juara Lahir Bathin, Jumlah Desa Mandiri Naik 202 Persen

Erlangga mengungkapkan, ketiga tersangka yaitu Nasri Bank, yang mengaku sebagai Perdana Menteri, Raden Ratna Ningrum, sebagai Kaisar, dan Ki Agung Raden Rangga Sasana sebagai Sekretaris Jenderal Sunda Empire telah diserahkan ke Kejati Jabar.

“Tersangka berikut barang buktinya sudah dilimpahkan juga ke jaksa penuntut umum pada tanggal 20 dan 21 April 2020,” pungkas Erlangga.

Baca Juga:  Ini Pesan Ketua KPU Kota Depok saat Bimtek kepada PPK

Perlu diketahui, pengusutan kasus Sunda Empire diawali dari adanya laporan dari budayawan yang merupakan Ketua Majelis Adat Sunda, Ari Mulia. Sejumlah saksi ahli dari budayawan dan sejarawan juga dilibatkan dalam pemeriksaan terhadap kelompok Sunda Empire.

Akhirnya polisi menetapkan tiga orang tersangka diantaranya Nasri Bank sebagai Perdana Menteri, Raden Ratna Ningrum sebagai Kaisar, dan Ki Agung Raden Rangga Sasana sebagai Sekretaris Jenderal Sunda Empire.

Baca Juga:  LAKSI Nilai Polda Jabar Berhasil Bantu Pemerintah Cegah Penyebaran COVID-19

Adapun sejumlah barang bukti satu lembar sisilah kerajaan, surat permyataan, selembar pengambilan sumpah , selembar bukti deposito bank UBS, dan selembar setoran tunai bank.

Polisi pun menjerat ketiganya dengan Pasal 14 dan atau 15 undang-undang RI No. 1 tahun 1946, dengan ancaman hukuman setinggi-tingginya 10 tahun. (ROY)

Bagikan:
Left Menu Icon