Bank Indonesia Targetkan Pendirian 1.000 BI Corner

KESATUCO. Bank Indonesia melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dengan tema “Indonesia Cerdas” menginisiasi pendirian 1.000 BI Corner yang ditempatkan di berbagai perpustakaan di Indonesia.

Hal ini guna mendukung upaya memperkuat pemahaman masyarakat tentang keberadaan dan peran Bank Indonesia. Sekaligus mendorong kegiatan edukasi dan peningkatan kualitas pendidikan melalui penyediaan koleksi buku berkualitas di masyarakat.

Bertempat di SMA Negeri Sumsel Palembang, Bank Indonesia secara resmi memberikan bantuan BI Corner kepada tiga sekolah, yaitu SMA Negeri Sumsel, SMA Plus Negeri 17 dan SMA Xaverius 1, Kamis (13/2/2020).

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Erwin Rijanto mengungkapkan, Bank Indonesia menaruh perhatian yang tinggi untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia yang unggul dan andal serta berdaya saing tinggi.

Dalam perkembangan saat ini, akses terhadap informasi menjadi
sebuah kebutuhan yang mutlak diperlukan.

Peran Penting Perpustakaan

Khusus di bidang pendidikan, perpustakaan memegang peranan penting sebagai sarana yang memberikan akses terhadap berbagai informasi dan perkembangan yang terjadi.

“Perpustakaan merupakan sumber belajar bagi para siswa dan masyarakat pada umumnya untuk memperoleh informasi,” ucapnya saat meresmikan BI Corner tersebut.

Erwin mengatakan, perpustakaan dapat menjalankan fungsinya secara baik dengan dukungan sarana dan prasarana yang lengkap serta dapat mendukung penyediaan informasi bagi para pemustakanya.

Keberadaan perpustakaan sebagai pusat informasi harus mampu dimanfaatkan dan memberikan pengaruh positif
terhadap lingkungan di sekitarnya.

“BI Corner ini merupakan pojok baca yang menyediakan buku-buku terkait ekonomi, bisnis, perbankan, dan informasi mengenai bank sentral, serta buku referensi lainnya. Selain itu, BI Corner juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang agar memberikan
kenyamanan bagi para pengguna,” ujarnya.

Dengan demikian, keberadaan BI Corner akan mampu mendukung lembaga pendidikan dalam mengakselerasi pelaksanaan konsep pendidikan yang berkualitas.

“Saya juga berpesan agar program ini terus dipantau perkembangannya. Sehingga apabila terdapat hambatan dapat kita selesaikan bersama. Selain itu, saya juga berharap pengalaman yang diperoleh dapat dibagikan kepada sekolah lainnya. Tujuannya agar kemajuan yang diraih bisa dirasakan oleh semua pihak,” ujarnya.

Dengan tekad dan komitmen yang kuat dari seluruh pihak, berbagai upaya peningkatan kualitas SDM akan bisa dijalankan dengan baik dan dapat berkesinambungan.(sil/add)

Bagikan:
Left Menu Icon