Baiknya Gubernur Jabar ke Purwakarta, Dana Banprov Naik 347 Persen

KESATUCO. Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, tampak begitu dekat dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Setidaknya, saat keduanya bertemu dalam Kopdar Pemprov Jabar bersama para bupati dan walikota di Jabar, di Istora Jatiluhur.

Kedekatannya sebagai bupati dan gubernur, wajar. Apalagi, saat kopdar itu, Anne selaku tuan rumah. Di sisi lain, ditarik mundur, di Pilgub Jabar, Ridwan Kamil bersaing dengan suami Anne, Dedi Mulyadi yang juga sempat menjabat Bupati Purwakarta.Saat ini, Dedi menjabat Wakil Ketua Komisi IV DPR RI.

Kunjungan Gubernur Jabar ke Purwakarta pun, bukan kali pertama saat kopdar saja. Lebih dari sekali ia datang ke Purwakarta. Agustus 2019, Emil sapaan akrab Ridwan Kamil, berkunjung ke Jatiluhur. Saat itu, ia mengatakan, akan membangun mesjid dan hotel terapung di Bendungan Jatiluhur.

Saat ini, Pemprov Jabar menaikan anggaran bantuan provinsi (banprov) untuk Kabupaten Purwakarta. Bupati Purwakarta menyebut, tahun ini, kenaikannya hingga 3 kali lipat dari tahun sebelumnya. Jika di persentasekan, kenaikannya sekitar 347 % dari tahun lalu.

“Tahun lalu, banprov ke kita hanya Rp 37,4 miliar. Di 2020 naik menjadi Rp 129 miliar,” ujar Anne, Jumat (14/2/2020).

Anne menjelaskan, di tahun ini masih banyak pekerjaan rumah yang belum diselesaikan. Seperti pembangunan infrastruktur layak bagi masyarakat.

Menurutnya, untuk menyelesaikan hal itu tidak bisa sepenuhnya ditanggung pemerintah daerah.

“Kalau nilai banprov – nya naik, ya kami senang. Karena, sangat membantu kami dalam proses percepatan pembangunan di wilayah kami,” jelas dia.

Ia mengatakan, selama ini alokasi dari banprov tersebut 60 % di antaranya digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Karena, pembangunan infrastruktur selama ini jadi salah satu prioritas pembangunan.

Selain infrastruktur, peningkatan kebutuhan dasar masyarakat di sektor kesehatan, pendidikan dan sarana prasarana olahraga juga menjadi prioritas program kerjanya. Sehingga, dengan adanya alokasi banprov yang memadai ini bisa berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakatnya.

Raih WTP

Anne mengatakan, empat tahun berturut – turut, Purwakarta dianggap berhasil dalam pengelolaan keuangan. Hal mana, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Jabar, menyematkan predikat Wajar Tanpa pengecualian (WTP) untuk Pemkab Purwakarta.

Menurutnya, ini berkat kerja keras seluruh pihak di Kabupaten Purwakarta. Artinya, selama ini, seluruh perangkat kerja daerah, bekerja sesuai koridor dan aturan yang berlaku.

“Kami berharap capaian tersebut bisa sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi,” kata Anne.

Anne menambahkan, target dirinya kedepan tak lain bagaimana supaya perekonomian masyarakatnya terus berkembang. Hal itu, juga harus didorong dengan penyediaan infrastruktur yang handal.

“Titik berat prioritas kami ke depan, diarahkan pada program penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan sumber daya manusia, pemerataan infrastruktur, serta peningkatan produksi pangan dan produk unggulan masyarakat. Target kami, laju pertumbuhan ekonomi di 2021 mendatang naik 5,54 %,” katanya. (hru)

Bagikan:
Left Menu Icon