Antisipasi Peredaran, Satgas Pengawasan Obat-Obatan Dibentuk

KESATUCO. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sukabumi bersama Polres Sukabumi dan Dinas Kesehatan setempat membentuk satgas pengawasan obat-obatan.

Pembentukan satgas tersebut diinisiasi Polres Sukabumi. Proses koordinasi tersebut dilaksanakan di Aula Vicon Polres Sukabumi bersama semua pihak terkait, Jumat (14/2/2020).

Baca Juga:  Habib Bahar Dipindahkan dari Lapas Nusakambangan ke Lapas Gunung Sindur

Kepala BNN Kabupaten Sukabumi AKBP Deni Yus Danial mengatakan, pembentukan satgas yang diinisiasi Polres Sukabumi tersebut untuk mengantisipasi peredaran obat-obatan ilegal di wilayah hukum Kabupaten Sukabumi. Terutama obat-obatan yang masuk dalam daftar G atau OKT.

Baca Juga:  Momen Hari Bhayangkara, hemaviton Donasikan hemaviton C1000

“Ini komitmen bersama dalam mencegah ataupun menindak para pengedar obat-obatan ilegal,” ucapnya.

Keberadaan satgas ini diharapkan bisa menekan dan mencegah peredaran gelap obat-obatan. “Ini bukti keseriusan pemerintah dalam menanggulangi maraknya penyalahgunaan obat-obatan yang dilarang,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dorong UMKM Jadi Kunci Kembalikan Gairah Ekonomi Imbas Pandemi

Sekadar diketahui, obat daftar G merupakan obat keras. Di mana setiap pemberian obat tersebut harus disertai dengan resep dokter. (jay)

Bagikan:
Left Menu Icon