Anggaran Insentif untuk Tenaga Kesehatan sudah Disalurkan

KESATUCO. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan telah menyalurkan anggaran untuk insentif tenaga kesehatan (Nakes) yang besarnya mencapai Rp. 2.345.653.307.798.

Dana tersebut dibagi ke dalam 2 pos, yakni pusat dan daerah. Pusat terdiri dari Rumah Sakit, KKP, BBLK/BTKL/Lab/Relawan dan PPDS. Sedangkan daerah yakni Dinkes, RSUD dan Puskesmas.

“Sesuai instruksi Presiden, kami Kementerian Kesehatan terus berupaya mempercepat penyaluran insentif bagi tenaga kesehatan yang bertugas,” kata Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Kesehatan Abdul Kadir pada Kamis (24/9) lalu.

Baca Juga:  Ada Pegawai Positif, Dua Ruangan di Balai Kota Tasikmalaya Ditutup

Sementara untuk santunan kematian, kata Kadur, Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 110 tenaga kesehatan meninggal dalam penanganan Covid-19. Dari jumlah tersebut, 100 tenaga kesehatan telah terverifikasi dan mendapatkan santunan serta penghargaan dari pemerintah dengan realisasi anggaran capai Rp 30.000.000.000 atau 50% dari total dana santunan kematian sebesar 60.000.000.000. Sementara 10 lainnya masih harus melengkapi dokumen sesuai KMK 447.

“Santunan kematian telah diberikan sebanyak 50% atau Rp 30 miliar kepada 100 ahli waris tenaga kesehatan yang gugur dalam penanganan Covid-19. Harapannya ini tidak akan bertambah lagi, karena keselamatan nakes adalah prioritas kami,” imbuhnya.

Baca Juga:  Berawal dari Aplikasi Online, Perempuan Asal Purwakarta Tewas di Kosan di Bekasi

Selain mempercepat distribusi insentif dan santunan, Kementerian Kesehatan juga terus berupaya mendistribusikan tenaga kesehatan yang akan membantu penanganan Covid-19. Dengan tingginya kebutuhan serta masih terbatasnya daerah untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan penanganan bencana di wilayahnya, maka pemerintah turut melibatkan Tenaga Relawan Kesehatan, Nusantara Sehat baik Tim maupun Individu serta Internship untuk membantu memutus rantai penularan Covid-19 di Indonesia.

Baca Juga:  Pemerintah Panggil Dubes Prancis Soal Karikatur Nabi Muhammad, Tapi Belum Ada Respon

“Sampai saat ini, 16.576 tenaga kesehatan telah ditempatkan oleh Kementerian Kesehatan untuk membantu penanganan Covid-19. Jumlah itu bisa saja ditambah, sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” terang Kadir

Kadir menjabarkan dari total tenaga kesehatan yang telibat dalam penanganan Covid-19 sebanyak 16.576 terdiri dari 2.582 orang tenaga relawan kesehatan, 7.487 Nusantara Sehat Tim dan Individu dan 6.507 diantaranya merupakan internship. Seluruhnya tersebar di RS COVID-19, laboratorium, puskesmas dan sarana kesehatan lainnya. (rif)

Bagikan: