Anaknya Ditahan Polisi, Bupati Majalengka : Tidak Mungkin Saya Intervensi - Kesatu.co

Anaknya Ditahan Polisi, Bupati Majalengka : Tidak Mungkin Saya Intervensi

KESATUCO. Bupati Majalengka Karna Sobahi meminta maaf kepada seluruh lapisan masyarakat atas insiden yang melibatkan anaknya, Irfan Nur Alam.

Irfan yang menjabat Kabag Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Majalengka, ditahan terkait kasus penembakan pada pengusaha kontruksi asal Bandung.

Hal ini, disampaikan langsung oleh Bupati Majalengka Karna Sobahi didampingi keluarganya di halaman rumah dinasnya, Minggu ( 17/11/2019 ) sore.

” Saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat. Khususnya masyarakat Kabupaten Majalengka yang beberapa hari ini, tersuguhkan berita berita yang kurang nyaman atau tidak mengenakan,” ujar Karna.

Lebih jauh, Karna Sobahi mengungkapkan, dia menyerahkan kasus yang membelit anak keduanya itu kepada pihak kepolisian.

” Mengenai persoalan yang dihadapi oleh anak saya, sebagai warga negara yang taat dan harus taat, saya serahkan kepada pihak kepolisian,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut dia, dirinya tidak akan mengintervensi kasus yang membelit anaknya tersebut.

” Saya menghargai saya menghormati. Tidak mungkinlah saya intervensi, saya tidak punya kekuatan untuk mengintervensi perkara tersebut,” ucapnya.

Menurut dia, bukti pihaknya menghargai dan menghormati proses hukum, proses hukum yang dijalani anaknya  berjalan dengan cepat. Mulai dari pemeriksaan, penetapan tersangka hingga akhirnya ditahan oleh pihak kepolisian.

Karna pun meminta kepada seluruh aparatur sipil negara ( ASN ) di lingkup Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk tetap fokus bekerja dalam melayani masyarakat.(noe)

Bagikan:
Left Menu Icon