Aktivitas Gempa di Wilayah Indonesia Meningkat, Ini Imbauan BMKG

KESATUCO. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut aktivitas kegempaan di seluruh wilayah Indonesia mengalami peningkatan sejak awal Januari 2021. BMKG mencatat gempa dirasakan 59 kali.

“Jumlah ini tergolong tinggi, dan hampir setiap hari terjadi gempa dirasakan. Bahkan pada 14 Januari 2021 lalu, dalam sehari terjadi gempa dirasakan sebanyak delapan kali,” ujar Deputi bidang Geofisika BMKG Muhammad Sadly dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/1/2021).

Baca Juga:  Kasus SPPD Fiktif DPRD Subang, Kejari Tahan Seorang ASN

Sadly mengatakan masyarakat yang berada di kawasan yang diduga menjadi seismic gap atau zona potensial gempa dapat waspada. Kawasan seismic gap di zona sumber gempa megathrust yaitu Kepulauan Mentawai Sumetra Barat, Selat Sunda, Selatan Bali, Sulawesi Utara, Laut Maluku, Utara Papua, dan Laut Banda.

Baca Juga:  Wabup Pimpin Kick Off LPPD Subang 2020

Sementara itu, wilayah seismic gap di zona sumber gempa sesar aktif ialah Sesar Lembang (Jawa Barat), Sesar Matano (Sulawesi Tengah), Sesar Sorong (Papua Barat), dan Sesar Segmen Aceh. Namun, gempa dapat terjadi kapan saja dan di luar zona seismic gap.

Baca Juga:  Polisi Selidiki Video Puluhan Pemuda Bawa Celurit di Kota Serang

“BMKG merekomendasikan agar masyarakat mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan dengan kekuatan signifikan seperti lazimnya usai terjadi gempa kuat,” kata Sadly.

Masyarakat perlu waspada dengan kawasan perbukitan dengan tebing curam karena gempa susulan dapat memicu longsoran dan runtuhan batu. Apalagi, Indonesia tengah dilanda musim hujan yang meningkatkan potensi longsor. (red)

Bagikan: