AKB, Siloam Hospitals Purwakarta Andalkan Program Clean and Safe

KESATUCO. Siloam Hospitals Purwakarta telah menyiapkan program Clean and Safe Hospital dalam menghadapi era Adaptasi Kebiasaan Baru atau AKB.

Adapun AKB ini merupakan perilaku masyarakat untuk melakukan pola hidup baru dalam menjalani kehidupan sehari-hari di masa pandemi COVID-19.

Program Clean and Safe tersebut merupakan komitmen Siloam Hospitals sebagai penyedia layanan kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian COVID-19 di era AKB ini.

Clean & Safe Hospitals adalah program yang menjamin keamanan dan keselamatan pengunjung dan pasien yang berobat di Siloam Hospitals Purwakarta dari kemungkinan penularan COVID-19.

Direktur Siloam Hospitals Purwakarta dr Irwan Gandana MARS menyebutkan, pada program Clean and Safe Hospitals ini, setidaknya ada tujuh aktivitas yang dilakukan untuk menciptakan area rumah sakit yang bersih dan aman. Tak hanya bagi pasien, tapi juga bagi pengunjung, tim medis dan semua orang yang terlibat di dalamnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Datangkan Ahli Urut Cipeundeuy, Pria Lumpuh Kini Bisa Duduk
Tujuh Aktivitas

“Pertama, mewajibkan pemeriksaan skrining COVID-19 bagi semua pasien, pengunjung dan karyawan yang akan masuk rumah sakit. Kedua, pasien, pengunjung dan karyawan wajib mencuci tangan dengan cairan antiseptik
sebelum memasuki gedung rumah sakit,” kata Irwan kepada wartawan melalui webminar, Rabu (22/7/2020).

Ketiga, sambungnya, pemisahan alur antara pasien dengan gejala COVID-19 dan pasien tidak dengan gejala
COVID19. Termasuk, adanya ruang perawatan khusus bagi pasien kontak erat/kasus suspek/konfirmasi COVID-19 yang terpisah dari bangunan utama rumah sakit.

“Keempat, mewajibkan pemakaian masker bagi pengunjung/pasien rawat jalan dan penggunaan masker plus face shield bagi penunggu pasien rawat inap. Kelima, pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) untuk semua karyawan berdasarkan zona yang sesuai dengan protokol COVID-19 di rumah sakit,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Mulai Terapkan Sanksi Bagi Warga Tak Pakai Masker

Keenam, pemeriksaan rutin Rapid/PCR swab test untuk tenaga medis dan nonmedis. “Ketujuh, disinfeksi atau pembersihan area rumah sakit setiap waktu,” ucap Irwan.

Ikut Anjuran Pemerintah

Pada kesempatan yang sama, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Siloam Hospitals Purwakarta dr Johan Hamik Sp.PD mengungkapkan, di era AKB ini masyarakat harus sadar dan mengikuti anjuran pemerintah. Yakni, untuk menerapkan protokol COVID-19 di kehidupan sehari-hari.

“Yakni, selalu menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan, selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan melakukan physical distancing atau jaga jarak 1 meter dengan orang lain,” ujarnya.

Baca Juga:  Komisi IV DPR: Pemerintah Lebih Baik Ikut Rekomendasi PBNU Hentikan Ekspor Benih Lobster

Sejak pandemi COVID19 muncul, kata Johan, hampir semua orang mengalami kendala untuk menjalani kehidupan normal akibat pembatasan yang dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19. Namun kini di era AKB, masyarakat sudah dapat beraktivitas kembali dengan menerapkan protokol COVID-19 agar tetap aman dan kembali produktif,” kata Johan.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, melalui program Clean & Safe Hospitals yang diterapkan pada era AKB ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi pasien yang memerlukan layanan kesehatan tanpa harus khawatir akan penyebaran COVID-19. “Sehingga tidak perlu menunda berobat ke Siloam Hospitals Purwakarta,” ucapnya. (Hru/Ded)

Bagikan:
Left Menu Icon