Adaptasi Kebiasaan Baru di Tasikmalaya, Tempat Keramaian Dijaga Aparat

KESATUCO.Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di tengah pandemi Covid 19 dimulai di Kota Tasikmalaya. Sejumlah tempat keramaian mulai dijaga TNI, Polri hingga Satpol PP.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto menyebutkan, ada beberapa titik lokasi yang menjadi fokus utama pengawasannya. Mulai pusat perbelanjaan, pasar, tempat wisata, hingga cafe dan restoran.

“Kota Tasikmalaya mulai hari ini memberlakukan adaptasi kebiasaan baru sebagaimana yang ditetapkan oleh pemerintah,” kata Kapolres.

Baca Juga:  Tebang Pohon Tanpa Izin, Pemakaman Umum di Kota Depok Jadi Gersang

Lanjut Kapolres, seluruh anggota TNI Dan Polri mengawasi tempat kerumunan agar protokol kesehatan dijalankan.

Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan masker, tersedianya tempat cuci tangan dan hand sanitizer, hingga menjaga jarak di tempat belanja.

Protokol itu harus diberlakukan di seluruh tempat yang menjadi fokus utama pemerintah saat diberlakukannya new normal.

“Sebelumnya kami sudah sosialisasi ini sejak beberapa hari ke belakang. Kami terus melakukan pengawasan di tempat-tempat keramaian dan memberikan himbauan,” katanya.

Baca Juga:  Hilmi Aminudin Pendiri PKS Meninggal Setelah Terpapar Covid 19

“Termasuk teguran manakala ada pelanggaran, baik warga atau pengelola tempatnya. Kalau pelanggaran dilakukan berulang, kita akan berikan tindakan lebih tegas,” katanya.

Dari pantauannya di sejumlah pasar dan pusat perbelanjaan, setiap pintu masuknya kini sudah terdapat tempat cuci tangan.

Walikota Tasikmalaya Budi Budiman mengatakan, wilayahnya termasuk yang mendapat rekomendasi melaksanakan AKB. Menurut dia, fase AKB atau new normal merupakan bagian yang tak terpisahkan dari penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Baca Juga:  Ini Pesan Ketua KPU Kota Depok saat Bimtek kepada PPK

“Hari ini kami terapakan fase kenormalan baru (new normal) atau yang disebut adaptasi kebiasaan baru (AKB).
ke sejumlah tempat. Kami menerapkan new normal secara serentak tanggal 2 Juni,” kata Budi Budiman.

Bagikan:
Left Menu Icon