Ada yang Meninggal, Demam Berdarah Ancaman Warga Purwakarta

KESATUCO. Kepala Pelayanan Medis RS Siloam Purwakarta, dr Vidie Aseanto menyebut, dalam beberapa hari terakhir sejumlah pasien suspek demam berdarah dengue (DBD) dari wilayah kabupaten setempat dirujuk ke RS Siloam.

“Iya betul ada (pasien tersuspek DBD). Semuanya ada empat di sini dan satu orang mau pulang,” kata Vidie Aseanto, melalui pesan singkatnya, Jumat (14/2/2020).

Baca Juga:  Rayakan Iduladha, Masyarakat Diimbau Terapkan Protokol Kesehatan

Pernyataan tersebut menjadi bukti terhadap kembali maraknya kasus DBD di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Kepala Dinas Kesehatan Purwakarta, Deni Darmawan membenarkan adanya warga yang terjangkit demam berdarah dan saat ini tengah mendapatkan perawatan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Bayu Asih dan rumah sakit Siloam.

“Iya baru suspek (DBD). Kemarin kami dapat informasi dari wilayah Darangdan dan Bojong. Ada yang mendapat perawatan di RSUD dan Siloam. Tapi, sudah membaik dan ada yang pulang,” ungkap Deni.

Baca Juga:  4.014 PPDP Kota Depok Ikut Rapid Test

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Purwakarta Komisi IV yang membidangi kesehatan, Zaenal Arifin, mengatakan masalah DBD yang terjadi di wilayah Bojong, pihaknya telah memanggil Dinas Kesehatan Purwakarta.

Termasuk menanyakan yang terjadi di wilayah Darangdan hingga mencapai 90 persen bahkan sampai ada warga yang meninggal.

“Kami langsung bersikap melakukan rapat kerja dengan Dinkes dan Kepala Puskesmas juga Camat Darangdan untuk menuntaskan tentang kasus DBD ini. Kami juga meminta adanya alokasi anggaran buat fogging,” ujar anggota DPRD Purwakarta dari Fraksi PKB ini. (Hru)
Bagikan:
Left Menu Icon