50 Persen Darah di Sukabumi Diserap Pasien Talasemia

KESATUCO. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi Hondo Suwito menyebutkan 50 persen stok darah diserap penderita talasemia. Terlebih, jumlah penderita kelainan darah ini di Kabupaten Sukabumi mencapai 150 orang.

“Sekitar 50 persen darah di Kabupaten Sukabumi diserap penderita talasemia. Ini penyakit yang cukup berat penanganannya. Sebab, belum ada obatnya, selain (transfusi) darah,” ujarnya di Kabupaten Sukabumi, Jumat (21/2/2020).

Maka dari itu, PMI Kabupaten Sukabumi terus mendorong masyarakat untuk mendonorkan darahnya. Hal itu sangat berguna untuk menambah kebutuhan darah. “Darah itu musiman. Ada yang kurang golongan darah O ataupun lainnya. Makanya butuh pendonor darah,” ucapnya.

Tak hanya itu, dirinya pun mencoba memutuskan rantai talasemia. Sehingga jumlah pengidapnya tidak terus bertambah.

“Kita coba mengimbau masyarakat untuk skrining darah. Terutama yang akan menikah. Ini tentu saja melibatkan KUA ataupun instansi lain yang bisa proses screening,” katanya.

Ditemui terpisah, Bupati Sukabumi Marwan Hamami menegaskan akan mendorong masyarakat untuk berdonor darah secara rutin. Terutama pegawai negeri yang memungkinkan didorong lewat kebijakan.

“Semisal yang memungkinkan berdonor darah, akan didorong lewat kebijakan. Kecuali yang memilki penyakit,” ucapnya.(jay/add)

Bagikan:
Left Menu Icon