41 Siswa dan Guru di SMPN 20 Depok Terinfeksi Hepatitis A - Kesatu.co

41 Siswa dan Guru di SMPN 20 Depok Terinfeksi Hepatitis A

KESATUCO. Sebanyak 41 orang siswa dan guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 20 Depok, Jawa Barat, terinfeksi virus hepatitis A. Korban tersebut dirawat di sejumlah rumah sakit di Depok.

Menurut orangtua murid berinisial A, hepatitis A mulai menjangkit di SMPN 20 Depok sejak Senin (11/11/2019). Putri A di kelas 7 mengaku mengalami gejala letih, lemah, lesu, dan pusing di hari yang sama.

“Saya pikir itu gejala masuk angin. Makanya saya biasa saja waktu anak saya mengeluhkan gejala tersebut,” kata A kepada KESATUCO, Senin (18/11/2019).

Pada Kamis (14/11/2019), Putri A mengatakan di sekolah mendapat semacam sosialisasi infeksi Hepatitis A. Ketika itu, Putri A merasa gejala yang dijelaskan mirip dengan penjelasan penyakit Hepatitis A.

“Pulang sekolah anak saya langsung saya bawa ke Klinik Aliya di Limo, Cinere. Matanya sudah kuning. Dan benar, setelah dicek darah, positif Hepatitis A,” ujarnya.

Setelah putrinya positif terinfeksi Hepatitis A, A kemudian memberi tahu orangtua murid di grup WhatsApp. Di luar dugaan, ternyata usai pemberitahuan tersebut, banyak orangtua yang mengatakan hal serupa.

Berdasarkan data grup di WA, bahkan diketahui korban siswa terinfeksi virus Hepatitis A sejak Selasa (12/11/2019). Hingga hari ini, Senin (18/11/2019), total korban terjangkit Hepatitis A berjumlah 41 orang.

“Ada murid, ada guru juga. Korban ada yang sudah pemulihan, ada juga yang masih dirawat,” tutur A.

Berdasarkan informasi para orangtua murid di grup WA, data siswa dan guru yang positif terinfeksi virus Hepatitis A adalah NA (9C), H (9E), MR (7F), N (7H), F (8A), A (Guru), AIN (7H), D (7H), R (8B), AR (8F), F (8E), Y (9E), S (7A), SA (9C), S (9D), RW (7B). MA (9E), V (8G), C (guru), AK (8D), A (7B), A (8C), D (9D), F (7D), AF (7A), Y (7F), H (9D), AA, A (guru), F (9D), MR, Y (8B), FJ (8E), AF, I (8F), R (8F), R (8A), dan K (8A).

A menjelaskan, hari ini pihak Puskesmas Pancoran Mas telah melakukan sampel darah. Dari pemeriksaan tersebut diketahui 60 siswa terindikasi terinfeksi Hepatitis A. Kondisi mereka menunjukkan gejala yang sama dengan para korban positif Hepatitis A.

“Saya hanya minta kepada pemerintah kota Depok segera bertindak cepat. Seperti melakukan vaksinasi massal mengingat jumlah penderita sudah banyak,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita menjelaskan pihaknya sudah mengambil sampel darah kepada siswa di SPMN 20. “Cek apakah benar terinfeksi Hepatitis A,” kata Nova.

Bagikan:
Left Menu Icon