22 Kelurahan di Sukabumi Deklarasikan ODF

KESATUCO. Sebanyak 22 kelurahan di Kota Sukabumi deklarasikan Open Defecation Free (ODF), Senin (19/4/2021). Aksi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemkot Sukabumi menuju kota sehat.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, ODF merupakan salah satu upaya percepatan kota sehat. Di mana, kelurahan ODF menjadi salah satu indikatornya.

Baca Juga:  Kasus Covid 19 Senantiasa Bertambah, Fahmi : Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

“22 Kelurahan yang siap menjalankan program ODF harus mendapat dukungan pula dari semua pihak, khususnya masyarakat. Sehingga, terwujud kondisi ODF di wilayah,” ujarnya.

Menurutnya, 22 kelurahan yang deklarasi itu harus menginspirasi. Terutama bagi beberapa kelurahaan yang belum mendeklarasikan ODF.

“Kota yang sehat merupakan salah satu dari tiga kunci utama di dalam RPJMD yakni religius, nyaman dan sejahtera. Di mana, sehat masuk dalam makna Kota yang nyaman,” ucapnya.

Baca Juga:  Upaya Menghadapi Peningkatan Covid 19, Mikro Lockdown Tingkat RT Harus Disiapkan

Dalam mewujudkan kota sehat, para camat dan lurah memerlukan desain strategi yang rasional dan sistematis.

“Hal itu mulai dari proses perencanaan, pengangggaran, pelaksanaan, dan evaluasi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Marwan Izinkan Salat Ied di Masjid, Takbir Keliling Dilarang

Sekadar diketahui, 22 kelurahan yang mendeklarasikan ODF ialah, Kelurahan Sindangsari, Baros, Benteng, Cikundul, Gunung Puyuh, Citamiang, Gedong Panjang, Karang Tengah, Karamat, Lembursitu, Cipanengah, Situmekar, Sindangpalay, Limusnunggal, Nanggeleng, Selabatu, Gunungparang, Cikole, Cisarua, Subangjaya, Cikondang,dan Tipar.

Bagikan: