2 Kades Korupsi Dana Desa, Rp 500 Juta dan Rp 600 Juta

KESATUCO. Polisi menangkap dua kades yang terbukti melakukan korupsi dana desa. Keduanya adalah SA, kades Desa Sumberjo Kecamatan Trucuk dan HAR dari Desa Glagahwangi Kecamatan Sugihwaras Bojonegoro.

Keduanya terbukti menyelewengkan penggunaan dana desa untuk pembangunan masing-masing proyek di desanya. Seperti pembangunan infrastruktur desa dengan laporan palsu. Uang yang dikorupsi adalah Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang merugikan negara hingga miliaran rupiah.

Baca Juga:  Bebas dari Bui, Ferdian Paleka Masih Menjadi Saksi Kasus Perundungan

Para kepala desa itu diperiksa berdasarkan hasil temuan kantor Inspektorat Bojonegoro. Kasusnya kini ditangani Satreskrim Polres Bojonegoro.

“Diketahui dana yang diselewengkan merupakan ADD dan DD tahun 2018,” ujar AKBP Ary Fadli, Kapolres Bojonegoro.

Baca Juga:  BNN Kabupaten Sukabumi Gencarkan Sosialisasi P4GN dan Covid 19 Lewat Mobil Pencegahan

Sementara itu barang bukti dari kedua tersangka yang diamankan Satreskrim Polres Bojonegoro, berupa uang tunai Rp 500 juta lebih dan Rp 600 juta lebih.

Barang bukti lainnya berupa berkas LPJ palsu dan juga sebuah mobil yang dibeli dari hasil korupsi tersangka.

Baca Juga:  Kunjungi Pasar Baru, Komisi II DPRD Jabar Minta Pemerintah Berpihak ke Pedagang

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat 1 dan atau pasal 3 undang-undang RI nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dengan undang-undang RI nomor 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dengan ancaman pidana paling lama 20 tahun. (pp/yuz)

Bagikan:
Left Menu Icon