17 Terduga Provokator Kerusuhan Pascademo Mahasiswa Diamankan Polres Jakbar

KESATUCO. Polres Metro Jakarta Barat mengamankan 17 orang yang diduga terlibat dalam perusakan dan pembakaran pos lalu lintas di Slipi, Jakarta Barat saat kericuhan pasca-unjuk rasa mahasiswa, Selasa (24/9/2019) malam.

Mereka disebut menyusup dalam kerumunan massa mahasiswa dan memanfaatkan situasi untuk berbuat onar. Pola ini disebut hampir sama dengan kericuhan yang terjadi di sejumlah wilayah Jakarta, pada 22 Mei lalu.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-74 Jadi Berkah bagi Pengusaha Karangan Bunga

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes (Pol) Hengki Haryadi membenarkan penangkapan 17 orang tersebut.

Mereka diduga sebagai provokator dalam unjuk rasa mahasiswa yang berujung ricuh mulai Selasa (24/9/2019) sore di seputaran Kompleks Parlemen, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

Baca Juga:  Ditegur Satpol PP Terkait Izin Produksi, Tambang Pasir di Cirende Purwakarta Tutup Aktivitas Galian

“Kami mencurigai aksi anarkis tersebut ditunggangi oleh oknum yang ingin memanfaatkan situasi dan kondisi saat ini. Mirisnya, dari para pelaku yang berhasil diamankan, rata-rata mereka masih di bawah umur,” ujar Hengki di Jakarta, Rabu (25/9/2019) pagi.

Aksi unjuk rasa digelar mahasiswa sejak Selasa pagi. Namun sore hari, kondisi semakin panas dan kericuhan pun pecah.

Baca Juga:  DKR Gelar Aksi Tuntut Penambahan Kuota PPDB untuk Siswa Miskin

Dalam kericuhan yang terjadi di Slipi, sekelompok orang terlihat membakar pos polisi. Polisi menduga pelaku merupakan oknum yang sengaja mendompleng mahasiswa untuk melakukan pembakaran.

Terlebih dari para pelaku, polisi mengamankan beberapa barang bukti, seperti bom molotov, gir, batu, dan petasan.(add)

Bagikan:
Left Menu Icon